Pengertian dan Contoh Majas Metafora


Pengertian dan Contoh Majas Metafora - Majas metafora ialah suatu ungkapan gaya bahasa baik secara lisan ataupun tertulis yang di dalamnya terdapat sebuah perbandingan analogis antara dua hal yang berbeda. Perbandingan ini ditinjau dari sisi persamaan diantara dua hal yang diperbandingkan, meskipun kedua hal tersebut sangat bertolak belakang. Peryataan maksud serta tujuannya seringkali dideskripsikan dengan menggunakan istilah kiasan. Pada penggunaannya dalam kalimat, majas ini pada umumnya tidak menggunakan kata penghubung atau konjungsi seperti kata umpama, laksana, seperti, dan lainnya. Jika ditinjau dari bentuknya, majas ini dikelompokkan ke dalam kelompok majas perbandingan. Agar lebih jelas, perhatikan beberapa contoh majas metafora dalam kalimat berikut :

Contoh!

1. Hujan deras melanda kota Bandar Lampung sejak dini hari hingga pukul 09.00 WIB, sehingga raja siang belum juga menampakkan dirinya.
Penjelasan :
Pada kalimat contoh pertama di atas, majas metafora ditunjukkan pada penggunaan frasa kiasan “raja siang.” Frasa tersebut mendeskripsikan makna matahari yang belum juga muncul dikarenakan hujan deras.

2. Rambut pirangnya selembut sutera sehingga tak mengherankan jika ia selalu dibelai mesra oleh kekasihnya.
Penjelasan :
Kalimat di atas membadingkan kulit dan salju. Perbandingan tersebut menjelaskan betapa sempurnanya kulit  dari subjek yang dimaksud yang memiliki sifat seperti salju yakni putih, bersih, dan lembut.

3. Sikapnya yang berlagak baik padahal memendam maksud jahat tak ubahnya seperti musang berbulu ayam.
Penjelasan :
Majas metafora ditunjukkan pada penggunaan frasa “musang berbulu ayam” yang menjelaskan makna seseorang yang bermaksud jahat namun tertutupi dengan berbagai tipu muslihat yang ia lakukan.

Selanjutnya perhatikan kembali beberapa contoh majas metafora pada contoh nomor 4 – 30  berikut :

4. Ibu Sarinem telah menganggap Herman sebagai buah hatinya sendiri meskipun pada kenyataannya hubungan mereka berdua hanya sebatas antara ibu dan anak tiri. (anak tersayang)
5. Jery gemar sekali membaca, tak heran jika ia dijuluki sebagai si kutu buku. (orang yang gemar membaca buku)
6. Vina adalah gadis tercantik di kampung kami, tak heran jika dirinya dijuluki si kembang desa. (gadis tercantik di desa)
7. Warga desa ramai-ramai menghakimi si panjang tangan itu ketika dirinya tertangkap basah mencuri beberapa ekor ayam potong di kios penjualan ayam pasar Rabu desa Cimanuk. (orang yang suka mencuri)
8. Paman Kasiman berjanji dalam hati untuk tidak lagi berurusan dengan si lintah darat. (orang yang berprofesi sebagai renternir)
9. Tikus-tikus kantor semakin lahap memangsa uang rakyat, di sisi lain kemiskinan dan angka kriminalitas meningkat tajam. (koruptor)
10. Tak terhitung jumlah wanita yang telah menjadi korban bualan manis si buaya darat itu. (lelaki yang suka mempermainkan perasaan hati wanita)
11. Si kucing garong itu selalu saja ingin memiliki wanita yang ia temui. (lelaki yang gemar bermain hati kepada setiap wanita)
12. Politisi kacangan yang banyak bicara itu mati kutu ketika seorang akademisi membantah argumennya secara ilmiah. (tidak dapat berkutik)
13. Mardi Waluyo dikenal sebagai anak yang baik, pandai mengaji, dan pintar, tak mengherankan jika dirinya menjadi anak emas para guru. (anak kesayangan)
14. Dokter Watson dikenal sebagai tangan kanan Sherlock Holmes dalam berbagai aksinya. (orang kepercayaan yang dapat diandalkan)
15. Andi adalah otak dari segala kejahatan yang dilakukan oleh mafia terkenal di Jakarta. (penggagas)
16. Puluhan rumah penduduk di pemukiman pinggiran sungai code semalam dilalap habis oleh si jago merah. (api)
17. Meskipun seringkali alasan desakan tuntutan kebutuhan ekonomi, kegiatan prostitusi yang dilakukan oleh kupu-kupu malam tetaplah tidak dapat dibenarkan. (wanita tuna susila)
18. Sejak usia empat belas tahun, Haris telah bekerja keras sebagai tulang punggung keluarganya. (kepala keluarga yang mengemban tugas mencari nafkah)
19. Dahulu sebelum Vino terjerumus lingkaran narkoba, ia dikenal sebagai bintang kelas SMP Negeri 03 Bandar Lampung. (siswa terpandai)
20. Bambang Pamungkas adalah bintang lapangan utama yang dimiliki oleh timnas Indonesia. (penyerang andalan dalam sepak bola)
21. Di dalam teori konspirasi, umumnya terdapat kambing hitam yang selalu dipersalahkan di akhir cerita. (seseorang yang sengaja dijadikan korban)
22. Budi berencara untuk pergi ke Arab Saudi untuk bekerja sebagai pahlawan devisa. (tenaga kerja Indonesia)
23. Bang Zaitun sangat dikenal secara luas dengan julukannya sebagai bintang karaoke, karena dirinya tak pernah absen disetiap acara hiburan. (orang yang seringkali menjadi pusat perhatian pada saat acara hiburan)
24. Gian selau berbuat onar dimanapun ia berada, karenanya ia mendapatkan julukan sampah masyarakat. (orang yang tidak bernilai dan keberadaannya cenderung merugikan di lingkungan masyarakat)
25. Ketika komoditi karet sedang baik, para petani seolah mendapatkan durian runtuh pada saat panen raya. (rezeki yang berlimpah)
26. Kau harus berhati-hati dengan Boni, banyak orang yang menyebut dirinya serigala berbulu domba. (seseorang yang nampak baik namun sesungguhnya berperangai jahat
27. Tak kusangka kami bertemu dengan moster laut pada saat memancing di lautan lepas minggu lalu. (hewan air yang bersifat predator)
28. Mengapa si kepala batu itu tidak hadir hari ini? (seseorang yang keras kepala
29. Mengapa ia masih saja berbuat seperti itu, bukankah si hidung belang itu sudah jera dengan segala kelakuannya? (lelaki yang memiliki perangai buruk terhadap wanita)
30. Rumor yang beredar mengenai kejadian perampokan tadi malam adalah sekawanan penjahat itu merupakan kaki tangan dari seorang gembong mafia curanmor terbesar se-Sumatera Bagian Selatan. (anggota / komplotan)

Sumber :
Pengertian dan Contoh Majas Metafora Pengertian dan Contoh Majas Metafora Reviewed by Yoga Winando on April 04, 2018 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.