Pengertian dan Contoh Majas Litotes


Pengertian dan Contoh Majas Litotes - Majas litotes ialah suatu pengungkapan bahasa lisan ataupun tertulis yang menggunakan gaya bahasa yang memberikan penjelasan sesuatu hal yang bertolak belakang dengan kondisi sesungguhnya yang cenderung merendah dari sisi kualitas, ukuran, bentuk, dan lainnya. Pada sesuatu yang bertolak belakang tersebut memiliki kecenderungan untuk merendah dengan memperhatikan prinsip-prinsip kesantunan.

Perhatikan beberapa contoh majas litotes berikut beserta penjelasannya :

Contoh!
1. Kenakanlah kopiah yang tidak begitu bagus ini untuk pergi ke surau!
Penjelasan :
Kalimat pada contoh pertama memuat unsur majas litotes yang ditunjukkan dengan adanya penjelasan yang bertolak belakang atau bertentangan dengan kondisi sesungguhnya yakni pada penggalan kalimat “kenakanlah kopiah yang tidak begitu bagus ini ….” Pada penggalan kalimat tersebut terdapat upaya untuk merendah dengan mengutamakan prinsip kesantunan.

2. Silahkan berkunjung ke gubuk reot miliki kami yang letaknya tak jauh dari pematang sawah ini!
Penjelasan :
Pada kalimat contoh ke dua, unsur majas litotes yang terdapat pada penggalan kalimat “silahkan berkunjung ke gubuk reot miliki kami ….” Istilah “gubuk reot” tentu bukan dalam makna yang sesungguhnya, melainkan dalam pengertian rumah yang layak huni. Ungkapan kalimat yang mengandung majas litotes tersebut dimaksudkan untuk mengedepankan prinsip kesantunan dengan merendah.

Selanjutnya perhatikan beberapa contoh majas litotes pada kalimat 3 – 40 berikut ini!

3. Mohon agar bersabar dan maklum dengan kondisi kediaman kami yang tidak berkelas ini!
4. Mari saya antarkan anda sampai rumah dengan kendaraan tua ini!
5. Jika anda berkenan, bolehkah saya meminjamkan paying lusuh ini agar anda dan bayi kecil ini tidak kehujanan?
6. Mohon kepada para senior agar tidak segan membimbing saya yang masih hijau dan tak berpengalaman ini!
7. Saya mohon agar anak kami yang belum bisa apa-apa ini agar dapat dibina dengan sebaik-baiknya!
8. Pakailah pensil ini, meskipun lusuh tapi masih bisa dipakai!
9. Bagaimana rasa dari masakan ala pedesaan yang telah dihidangkan oleh istri tercintaku ini?
10. Mari mampir sejenak di gubuk miliki keluargaku di seberang desa ini!
11. Aku bahagia bekerja di tempat ini meskipun gajiku hanya cukup untuk makan.
12. Semoga kau menyukai jaz murah yang kubelikan di took siang tadi.
13. Memangnya siapa yang akan mendengarkan orang tidak berpengaruh seperti saya ini
14. Pakailah jaket lusuh ini agar tubuhmu tidak kedinginan.
15. Saya hanyalah anak seorang petani, apakah diri saya pantai menikahi puteri seorang saudagar kaya?
16. Aku tidak berkah berbicara banyak di tempat ini, silahkan teman-teman untuk dapat menyampaikan pendapatnya masing-masing!
17. Jika tidak keberatan, anda bisa menempati ranjang reot milik saya untuk beristirahat malam ini!
18. Setelah kajian subuh bersama, saya dan keluarga mengundang para jamaah untuk dapat menikmati sarapan ala kadarnya di kediaman kami yang tak jauh dari masjid ini
19. Maafkan perangai anak kami yang belum dewasa ini!
20. Saya ini hanyalah tukang kambing pak, agak berlebihan jika dikatakan sebagai peternak yang sukses.
21. Pakailah alas kaki yang murah ini untuk pergi ke masjid bersamaku!
22. Bertahun-tahun aku merintis sebuah usaha, Alhamdulillah toko inilah yang mampu kudirikan bersama dengan sahabatku.
23. Aku hanyalah salah satu pimpinan kecil di anak cabang BUMN Adi Karya Semesta, berlebihan sepertinya jika dikatakan sebagai pejabat tinggi di perusahaan milik Negara itu.
24. Mohon agar dimaklumi segala kekurangan yang ada pada diri saya, karena saya hanyalah pemuda biasa yang berasal dari kampung.
25. Saya hanyalah seorang pedagang, jangalah disebut sebagai saudagar kaya.
26. Pada hari ini akan aku wakafkan mobil bekas milikku untuk kepentingan operasional lembaga amil zakat dan infaq di masjid kampus ini.
27. Jika anda membutuhkan laptop bekas milik saya, silahkan ambil saja di dalam kamar
28. Saya hanyalah pembuat roti sama seperti rekan-rekan sekalian, agak berlebihan rasanya jika media massa menyebutkan bahwa saja adalah pengusaha sukses di tahun ini.
29. Pakailaha handphone murah ini, semoga dapat membantu segala aktivitas pekerjaanmu!
30. Salah satu mimpi besarku adalah membangunkan sebuah gubuk kecil yang cukup untuk ditinggali kita berdua, anak-anak, dan beberapa orang pembantu.
31. Kau bisa menggunakan sarung lusuh milikku ini untuk melaksanakan shalat duha.
32. Tak ada yang dapat kusombongkan dengan harta benda ini, aku ini hanyalah seorang petani singking biasa.
33. Mari ikut denganku jikalau sudi menaiki kendaraan roda empat yang telah termakan usia ini!
34. Anda bisa mengenakan dasi kupu-kupu usang milikku ini jika hendak datang di wawancara kerja esok lusa.
35. Mari makan malam bersama di pondok tua miliki kami ini!
36. Mohon agar dapat menerima masakan kampung yang ala kadarnya ini!
37. Kenakanlah mantel usang ini agar tubuhmu tidak menggigil kedinginan!
38. Aku bukanlah pengusaha sukses seperti yang ramai diperbincangkan orang lain, diri ini hanyalah seseorang yang mencoba untuk bwerwirausaha di bidang kuliner.
39. Bolehkah aku permisi sebentar ke dapur untuk menyiapkan hidangan ala pedesaan untuk kalian?
40. Jangan sungkan-sungkan untuk ikut bersama kami, meskipun kendaraan kami tak begitu nyaman untuk ditumpangi.

Sumber:

Pengertian dan Contoh Majas Litotes Pengertian dan Contoh Majas Litotes Reviewed by Yoga Winando on April 04, 2018 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.