Pengertian dan 32 Contoh Majas Alegori

Pengertian dan 32 Contoh Majas Alegori - Majas alegori ialah suatu pengungkapan dalam bahwa tulis ataupun lisan dengan menggunakan gaya bahasa yang menerangkan maksud serta tujuan dengan kiasan atau perumpamaan yang berupa lambang, benda, dan lainnya tanpa adanya penjelasan tentang makna yang sebenarnya. Majas ini tergolong ke dalam jenis kelompok majas perbandingan yang menyatakan maksud dan tujuannya dengan membandingkan sesuatu dengan lainnya. Perhatikan beberapa contoh majas alegori dalam kalimat berikut penjelasannya di bawah ini :

Contoh :

1. Bersantai di pagi hari tanpa ditemani secangkir kopi bagaikan cat tanpa kuas.

Penjelasan :

Pada kalimat contoh pertama di atas memuat unsur majas alegori yang ditunjukkan dengan adanya perbandingan antara dua hal yakni “bersantai di pagi hari tanpa kopi” dengan “cat tanpa kuas.” Maksud serta tujuan dari kalimat tersebut tersampaikan dengan adanya penguatan perbandingan antara dua hal pada kalimat.

2. Dalam kehidupan rumah tangga ibarat sebuah telur yang diselipkan diantara dua buah jemari.

Penjelasan :

Pada kalimat di atas terdapat dua hal yang diperbandingkan yakni “kehidupan rumah tangga” dengan “telur yang diselipkan pada dua jemari.” Maksudnya ialah sebagaimana telur yang diselipkan diantara dua jemari yang sewaktu-waktu bisa saja terjatuh, maka rumah tangga pun demikian. Rumah tangga diibaratkan sebagaimana telur yang berada diantara selipan jemari yang juga sewaktu-waktu dapat runtuh jika tidak terjaga dengan baik. 

3. Bijaklah dalam bertutur, karena lidah lebih tajam dari sebuah belati.

Penjelasan :

Pada kalimat contoh di atas, majas alegori ditunjukkan dengan adanya perbandingan antara dua hal yang berbeda yakni lidah dan belati. Sifat belati yang tajam dapat menerangkan betapa bahayanya lidah jika tidak terkontrol dengan baik. 

Selanjutnya perhatikan kembali majas alegori pada contoh kalimat 3 – 31 berikut!

4. Menjalani hidup dan kehidupan seperti menapaki jalan panjang yang terjadang lurus, menanjak, dan berkelok-kelok.
5. Manusia tanpa manusia lainnya dalam hidup bermasyarakat, bagaikan sebatang lidi yang mudah patah apabila tidak terkumpul dalam satu ikatan.

6. Berbicara denganmu bagaikan berinteraksi dengan sebuah benda mati yang tidak akan mampu untuk mendengar.
7. Orang yang tidak berprinsip itu seperti kapas yang tertiup angin, mudah untuk dihempaskan kesegala arah.
8. Hati wanita ibarat gelas kaca yang tipis, setiap saat mudah pecah dan rapuh.
9. Bayi yang lahir tanpa dosa ibarat kain putih bersih yang belum terkotori oleh noda cat, debu, dan hal kotor lainnya.
10. Kasing saying ayah dan bunda terhadap anak-anaknya ibarat pohon rindang yang meneduhkan gembala yang ada di bawah naungannya.

11. Taka ada yang abadi di dunia yang hanya seperti fatamorgana di tengah gurun pasir ini.
12. Seorang anak yang sholeh bagaikan aset berharga yang dimiliki oleh kedua orang tuanya. 
13. Kata-katanya sangat pedas, seperti hanya cabai rawit saja yang keluar dari mulutnya.
14. Perasaan dengki dapat menghapus nilai kebaikan dari hati seseorang bagaikan api yang menghanguskan kayu bakar.
15. Berhetilah bernyanyi! Sebab mendengarkan suaramu seperti berada di dalam pabrik pengolahan gabah menjadi padi.

16. Luar biasa asin masakanmu ini, rasanya seperti mencicipi air laut yang dituangkan ke dalam mangkuk.
17. Keilmuan yang ada pada seseorang akan tumpul manakala tidak diajarkan kepada orang lain, seperti halnya pedang yang tak pernah diasah.
18. Keilmuan yang ada pada seseorang akan semakin bertambah manakala diajarkan terhadap seseorang, seperti halnya pedang yang diasah sehingga makin tajamlah ia.
19. Gadis cantik itu telah dipinang oleh banyak lelaki, seperti halnya bunga yang dikelilingi oleh kumbang-kumbang yang hendak menghisap saripatinya.
20. Keberaniannya untuk melamar seorang gadis yang semula berapi-api tiba-tiba runtuh pada saat menghadapi calon mertua.

21. Jadilah lelaki yang bermental kuat, seperti baja yang memiliki ketahanan yang luar biasa dalam berbagai tempaan.
22. Bermalam di puncak bukit serasa tinggal di dalam lemari es.
23. Politisi-politisi itu sangat pandai bersilat lidah, seperti aktor kawakan yang sedang memainkan perannya.
24. Lelaki tua itu mampu berjalan tanpa bantuan orang lain, seperti halnya si buta dari gua hantu.
25. Jemarimu sangatlah lembut bagaikan kain sutra yang dibentangkan.

26. Sikapmu dalam menghadapi masalah seperti seorang bocah yang ketakutan di tengah kegelapan.
27. Masalah dan tantangan hidup akan semakin mendewasakan jika disikapi dengan cara terbaik, seperti halnya gada besi yang menempa logam yang akan membuatnya semakin bernila.
28. Kaderisasi dalam sebuah organisasi ibarat sebuah tongkat esrafet yang senantiasa di serahkan kepada pemain lain agar permainan tetap berlangsung.
29. Punggungku terasa sangat sakit seperti ada puluhan jarum yang menusuk-busuk pada bagian tubuh itu.
30. Ketika seseorang yang kita tunggu-tunggu telah hadir, sungguh perasaan lega yang akan tersisa seperti endapan jerawat yang tetiba pecah.

31. Berkomitmen pada sebuah amanah ibarat menggengam gada berduri yang berat dan menyakitkan.  
32. Tagihan listrik yang membengkak ini terasa sangat menyiksa ibarat sekarung beras yang ditimpakan di atas dada.

Sumber :
http://kakakpintar.com/pengertian-dan-10-contoh-majas-alegori/
Pengertian dan 32 Contoh Majas Alegori Pengertian dan 32 Contoh Majas Alegori Reviewed by Ahmad Wibawa on Februari 01, 2018 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.