Pengertian & 32 Contoh Majas Repetisi

Pengertian & 32 Contoh Majas Repetisi - Majas repetisi ialah suatu ungkapan gaya bahasa yang menerangkan maksud serta tujaunnya dengan mengulang kata, frasa, atau klausa pada kalimatnya. Pengulangan yang dilakukan dalam dimaksudkan untuk menguatkan penegasan terhadap esensi dari kalimat yang mengandung majas repetisi tersebut. Karenanya majas ini digolongkan ke dalam kelompok majas penegasan. Majas repetisi juga digolongkan ke dalam kelompok majas perulangan jika ditinjau melalui bentuk katanya. Perhatikan beberapa contoh majas perulangan dalam kalimat di bawah ini beserta penjelasannya :

Contoh :

1. Deni bertekad untuk terus belajar, belajar, dan terus belajar demi mewujudkan cita-citanya.

Penjelasan :

Pada kalimat contoh di atas, majas repetisi ditunjukkan pada penggalan kalimat “Deni bertekad untuk terus belajar, belajar, dan terus belajar ….” Pada penggalan kalimat tersebut terdapat kata “belajar” yang direpetisi atau diulang-ulang dengan tujuan menegaskan makna esensial dari kalimat bermajar tersebut.

2. Tidak peduli betapa keras aku berusaha untuk berbaikan dengannya, ia tetap benci, benci, dan benci padaku.

Penjelasan :

Majas repetisi pada kalimat contoh dua di atas ditunjukkan pada penggalan kalimat “ia tetap benci, benci, dan benci padaku.” Pada penggalan kalimat tersebut terdapat kata “benci” yang dituliskan atau dinyatakan secara berulang. Pengulangan kata tersebut bertujuan untuk penguatan maksud dan tujuan dari penyampaian kalimat.

3. Perseteruan ini sepertinya tidak akan berakhir, dimatanya diriku ini selalu saja salah, salah, dan salah.

Penjelasan :

Majas repetisi atau pengulangan berada pada penggalan kalimat “dimatanya diriku ini selalu saja salah, salah, dan salah.” Pengulangan kata “salah” pada penggalan kalimat bermaksud untuk menguatkan makna, maksud, serta tujuan esensial dari kalimat.

Selanjutnya agar lebih jelas, perhatikan contoh majas repetisi dalam kalimat pada contoh 4 – 32 berikut!

4. Prestasi tidaklah datang dengan sendirinya, diperlukan adanya kerja keras, kerja keras, dan kerja keras.
5. Di dalam kesunyian ini aku terus saja memimpikan dirimu, dirimu, dan hanya dirimu.

6. Sudah kukatakan padamu bahwa kau harus menurut kepada gurumu, namun kau selalu membangkang, membangkang, dan terus membangkang.
7. Aku selalu saja berusaha membahagiakan ayah dan ibu, tapi dimata mereka aku ini selalu saja berbuat salah, salah, dan salah.
8. Dalam menggapai kesuksesan diperlukan adanya usaha, usaha, dan usaha.
9. Di dalam pidatonya yang lantang, berulang kali orator itu menyebutkan kata tauhid, tauhid, dan tauhid.
10. Allah berjanji akan menambah nikmat dan karunia kepada hamba-Nya jika kita mampu bersyukur, bersyukur, dan bersyukur.

11. Mantapkan dalam hati satu kata yang membuat kita semakin optimis dalam menjalani hidup yakni bisa, bisa, dan bisa.
12. Ibuku adalah orang yang sangat tegar, dalam berbagai hal ia senantiasa tegar, tegar, dan tegar.
13. Di rumah ini aku merasakan kedamaian, di rumah ini aku merasakan ketenteraman, dan di rumah kami inilah aku merasa benar-benar berada dan diakui oleh keluarga.
14. Aku berani mengatakan lezat, lezat, dan luar biasa lezat untuk masakan padang buatan Uni Raisa.
15. Aku ingin engkau yakin bahwa diriku sangat menyayangi dirimu, sangat dan sangat saying. 

16. Tino sama sekali tidak peduli cacian dari teman-temannya karena keterbatasannya dalam memahami pelajaran, ia tetap berusaha, berusaha, dan berusaha.
17. Fandi tak menyerah begitu saja dalam kegagalan, ia senantia terus mencoba, mencoba, dan mencoba.
18. Di dalam hati yang terdalam aku berharap bahwa dirimu senantiasa bahagia, bahagia, dan bahagia sepanjang hidupmu.
19. Jeruk bali ini terasa begitu manis, manis, dan manis sekali sehingga membuat lidahku bergetar saat mencicipinya.
20. Aku tidak pernah bias tidur nyenyak, bayangannya selalu hadir, hadir, dan terus saja hadir dalam mimpiku.

21. Bocah nakan itu selalu saja mengacau, mengacau, dan terus saja mengacau ketika pelajaran tengah berlangsung.
22. Pak guru Husein tak pernah lelah untuk mengajar, mengajar, dan mengajar sampai napas berada di ujung tenggorokannya.
23. Setiawan hanya bisa terdiam, terdiam, dan terus saja terdiam ketika ayah memarahinya.
24. Ketika sedang marah, Paman selalu saja mengungkit, mengungkit, dan terus saja mengungkit masalah sengketa tanah yang berhubungan dengan almarhum paman.
25. Sudah berulang kali kukatakan jangan bergaul dengan anak itu, sudah berulang kali kukatakan jangan mendekati anak itu, dan sudah berulang-ulang kali kukatakan jangan menjadikannya sebagai sahabatmu!

26. Bagiku engkau adalah orang yang sangat, sangat, dan sangat ramah.
27. Bukankah dokter telah melarangmu untuk merokok, kau masih terus saja menghisap, menghisap, dan menghisap benda menjijikkan itu.
28. Mohon mengertilah wahai sahabatku, wahai saudara seimanku, wahai keluargaku, bahwa kehidupan dunia ini tidaklah kekal dan abadi.
29. Pak ustadz berkali-kali mengingatkan bahwa dunia, dunia, dan dunia hanyalah tempat singgah untuk sementara saja.
30. Hiduplah dengan kalimat tauhid, berjuanglah dengan kalimat tauhid, dan matilah dengan kalimat tauhid!

31. Pak Heri lebih mengedepankan konsep hukuman, hukuman, dan hukuman dalam rangka menerapkan kedisiplinan pada siswa-siswanya.
32. Devisa berjanji akan terus menabung, menabung, dan menanbung demi cita-citanya untuk berangkat umroh ke tanah suci.

Sumber :
http://kakakpintar.com/pengertian-dan-contoh-majas-repetisi-dalam-kalimat/
Pengertian & 32 Contoh Majas Repetisi Pengertian & 32 Contoh Majas Repetisi Reviewed by Ahmad Wibawa on Februari 01, 2018 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.