Paragraf Proses – Pengertian, Ciri, dan Contoh

Paragraf Proses – Pengertian, Ciri, dan Contoh - Paragraf proses adalah paragraf yang di dalamnya berisikan penyampaian tentang informasi mengenai tata cara, petunjuk, gambaran proses, atau langkah dalam menyajikan atau membuat sesuatu. Paragraf ini termasuk ke dalam paragraf yang dikembangkan melalui penalaran eksposisi yang di dalamnya terdapat upaya untuk menyampaikan informasi atau topik tertentu terhadap pembaca. Ciri-ciri paragraf proses diantaranya ialah :

1. Di dalamnya terdapat penyampaian mengenai informasi yang berupa langkah-langkah atau prosesi penyajian atau pembuatan sesuatu.
2. Pada penulisannya secara umum menggunakan transisi kronologi antar kalimat seperti misalnya pertama-tama, pertama, selanjutnya, kemudian, dan lain sebagainya.

Perhatikan contoh paragraf proses berikut ini!

Contoh 1 :


Jus melon adalah minuman yang sangat nikmat dan segar serta disukai oleh banyak orang. Tak hanya nikmat jika disajikan di siang hari, minuman segar ini juga sangat menyehatkan. Segala sesuatu yang nikmat dan menyehatkan pada umumnya identik dengan kerumitan dan mahal. Namun tidak demikian halnya pada minuman dari hasil olahan buah ini. Untuk menyajikan jus melon, tidak memerlukan alat dan bahan yang yang rumit dan mahal. Beberapa hal yang perlu disiapkan adalah blender, sendok, susu kental manis, pisau buah, es batu, air, gula, dan buah melon. Setelah semua alat dan bahan siap, selanjutnya terlebih dahulu kupas kulit buah melon dan potong-potong dengan ukuran kecil! Kemudian pisahkan biji dari buahnya untuk menghindari rasa pahit dari biji jika tercampur dengan buah! Langkah berikutnya, masukkan potongan buah, air secukupnya, susu kental manis, dan gula ke dalam blender! Lalu nyalakan blender yang berisikan bahan-bahan tersebut sampai halus! Tuangkan jus melon dari blender ke dalam gelas! Jus melon segar siap untuk disajikan sebagai teman berkumpul bersama keluarga. 

Penjelasan :

Pada paragraf di atas menjelaskan tentang beberapa tahapan proses penyajian jus melon. Tahapan penyajian diurutkan dengan sangat sistematis mulai dari persiapan bahan sampai dengan penyajiannya. Identifikasi paragraf proses juga terlihat dengan adanya penggunaan transisi kronologi seperti “pertama,” “selanjutnya,” dan lain sebagainya pada paragraf. 

Contoh 2 :


Buah naga merah adalah salah satu jenis buah-buahan yang memiliki karakter unik. Karakter unik tersebut ditunjukkan dengan bentuk kulitnya yang menyerupai api yang menyala. Disamping bentuk uniknya, buah naga juga dikenal dengan rasa manisnya yang nikmat serta kandungan gizinya yang sangat beragam. Buah ini seringkali dinikmati oleh penikmatnya dengan cara diolah menjadi jus. Cara membuat jus buah naga amatlah mudah. Pertama-tama siapkan aalat dan bahan berupa blender, pisau dapur, es batu, gula, susu kental manis, dan air! Selanjutnya kupas kulit buah naga dan potong-potong buahnya dengan ukuran sesuai! Masukkan potongan buah naga bersama dengan air, susu kental manis, es batu, dan gula ke dalam blender! Selanjutnya nyalakan blender dan diamkan sejenak sampai campuran buah di dalamnya benar-benar halus. Selanjutnya tuangkan jus buah naga ke dalam gelas! Jus buah naga merah siap untuk disajikan bersama keluarga atau teman-teman terdekat.

Penjelasan :

Pada paragraf proses di atas menjelaskan tentang informasi mengenai proses penyajian jus buah naga. Pada paragraf ini hampir sama seperti contoh paragraf 1 yang menjelaskan tentang proses penyajian jus buah melon. Penggunaan kata transisi kronologi juga terdapat pada paragraf yakni pada kata “pertama-tama,” dan “selanjutnya.”

Perhatikan kembali contoh paragraf 3-4 berikut!

Contoh 3 : 


Telur dadar adalah salah satu jenis lauk sederhana yang sangat nikmat dan cukup memiliki banyak penggemar. Lauk berbahan dasar telur ayam ini sangat nikmat jika disajikan bersama lauk-pauk lainnya dengan taburan bubuk cabai atau sambal di atasnya. Cara penyajian telur dadar terbilang sangat mudah untuk dilakukan. Pertama-tama yang perlu dilakukan adalah menyiapkan alat dan bahan! Siapkan penggorengan, sendok penggoreng, mangkuk, sendok, telur ayam (2 atau 3 butir sesuai selera), garam, bumbu penyedap, lada bubuk, minyak goreng, dan saus atau cabai bubuk! Pertama-tama pecahkan telur dan masukkan ke dalam wadah mangkuk! Selanjutnya taburkan garam dan lada atau penyedap lainnya secukupnya! Aduk hingga kuning telur dan putih telur tercampur sempurna! Sementara itu panaskan minyak yang telah dituangkan di penggorengan! Setelah minyak panas, masukkan adonan telur ke dalam minyak panas! Tunggu sampai telur dadar matang sempurna! Setelah matang, angkat dan letakkan ke dalam piring! Taburkan bubuk cabai atau sambal di atas telur dadar! Telur dadar spesial siap untuk disajikan.  

Contoh 4 :


Sebagian besar penduduk wilayah benua Asia mengonsumsi nasi sebagai bahan pokok utama. Sebelum menjadi nasi yang siap untuk dikonsumsi, diperlukan adanya proses penyajian yang cukup panjang. Pertama-tama panganan pokok ini diambil dari sumbernya yakni tanaman jenis biji-bijian yang disebut dengan padi.  Sebelum menjadi padi, para petani terlebih dahulu harus menyiapkan lahan persawahan serta bibit padi yang siap ditanam. Setelah bibit usai ditaman, maka proses selanjutnya adalah merawatnya hingga padi tumbuh dan menguning. Padi yang siap dipanen akan merundukkan ujung buahnya ke bawah dan berwarna kuning. Setelah tanda-tanda tersebut muncul, maka tiba saatnya untuk memanen. Proses berikutnya setelah memanen adalah menggiling bulir padi hingga kulit-kulit yang membungkusnya terkelupas sempurna. Setelah itu sebutan padi berubah menjadi beras. Beras inilah yang kemudian dipasarkan dan selanjutnya dimasak menjadi nasi.

Sumber :
http://www.kelasindonesia.com/2015/05/5-contoh-paragraf-proses-singkat-dalam-bahasa-indonesia.html
Paragraf Proses – Pengertian, Ciri, dan Contoh Paragraf Proses – Pengertian, Ciri, dan Contoh Reviewed by Ahmad Wibawa on Agustus 15, 2017 Rating: 5

Tidak ada komentar