Ciri & 3 Contoh Paragraf Argumentasi Sebab Akibat

Ciri & 3 Contoh Paragraf Argumentasi Sebab Akibat - Paragraf argumentasi adalah suatu paragraf yang di dalamnya memuat tentang sebuah pendapat serta alasan subyektif terhadap suatu hal yang disertai dengan data-data atau bukti ilmiah dalam rangka mempertahankan pendapat tersebut. Paragraf argumentasi memiliki kecenderungan untuk lebih menyakinkan pembaca dengan berbagai alasan atau data-data tertentu sebagai penguat argumentasi.

A. Ciri-ciri Paragraf Argumentasi


1. Pada umumnya mengemukakan tentang gagasan teraktual dan sedang hangat dibicarakan di tengah-tengah masyarakat.
2. Memuat pendapat pribadi penulis yang disampaikan dengan sangat jelas dan disertai dengan bukti penguat di dalamnya. 
3. Pendapat yang diutarakan pada paragraf bersifat natural dan dapat diterima dengan akal sehat.
4. Data penguat yang disampaikan didasarkan pada hasil observasi atau referensi ilmiah.
5. Pada akhir kalimat berisikan penyimpulan mengenai inti persoalan yang dibahas pada paragraf.

Paragraf argumentasi terdiri atas dua macam jika didasarkan pada pola pengembangannya. Diantaranya ialah paragraf argumentasi sebab-akibat dan paragraf argumentasi akibat-sebab. Dalam hal ini pembahasan akan lebih terfokus pada paragraf argumentasi sebab-akibat. Paragraf argumentasi sebab-akibat ialah sebuah paragraf yang membahas mengenai suatu persoalan yang diawali dengan penjelasan sebab-sebab suatu hal pada kalimat penjelas di awal paragraf. Selanjutnya disimpulkan pada kalimat utama di akhir paragraf yang berupa akibat dari sebab sekaligus berisikan ide pokok atau gagasan paragraf.   

Contoh 1 :  

Berbicara mengenai persoalan sampah seolah tak pernah ada habisnya. Diberbagai tempat disekitar kita selalu saja dengan mudah ditemukan adanya sampah. Sampah-sampah plastik, sampah dedaunan, sisa hasil konsumsi, sampah rumah tangga, dan segala jenis bentuk sampah dapat dengan mudah kita temui di sekitar kita. Sampah dengan segala jenis ini seharusnya dapat diatasi dengan sangat baik. Namun sayangnya, perilaku masyarakat yang cenderung apatis membuat barang sisa yang tak bernilai ini menjadi masalah yang cukup serius bagi kita semua. Sebagian besar warga masyarakat masih belum banyak yang menyadari akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Masih ada saja warga yang membuang sampah di sembarang tempat. Tak hanya di halaman rumah, jalanan, pekarangan, bahkan masih ada warga yang membuang sampah-sampah mereka ke sungai. Banyak pula diantara para orang tua serta tokoh masyarakat yang melakukan tindakan ini sehingga perilaku membuang sampah mulai ditiru oleh anak-anak. Tidak adanya kesadaran penuh akan pentingnya membuang sampah di tempatnya ini berdampak pada kerusakan serta ketidaknyamanan lingkungan di tempat yang kita tinggali.

Penjelasan :

Pada paragraf di atas memuat kalimat penjelas di awal paragraf serta ide pokok yang berada pada kalimat utama di akhir paragraf. Pada kalimat-kalimat penjelas terdapat sebab-sebab mengapa lingkungan menjadi rusak dan tidak nyaman untuk ditinggali. Sedangkan pada kalimat utama menyimpulkan tentang akibat dari sebab-sebab yang dijelaskan sebelumnya. Paragraf tersebut juga disertai dengan data-data penguat yang bersifat fakta pada kalimat penjelas sebelum disimpulkan pada kalimat utama di akhir paragraf. Karenanya paragraf ini disebut sebagai paragraf argumentasi sebab-akibat.

Contoh 2 :

Pendidikan di negeri ini nampaknya telah menjadi sebuah industri tersendiri melihat tingginya biaya sekolah, operasional, uang pangkal, dan lain sebagainya. Kenyataan ini tentu berbanding terbalik dengan adanya kebijakan pemerintah yang berkenaan dengan pembebasan biaya sekolah, SPP gratis, dan semacamnya. Tetap saja siswa dibebankan dengan berbagai iuran dengan nominal yang cukup tinggi. Belum lagi beberapa sekolah yang menarifkan biaya pendaftaran sekolah dengan angka yang ukup fantastis. Fakta ini seolah memperkuat adanya sebuah peryataan bahwa tidak ada makan siang yang gratis di negeri ini. Sebuah alasan klasik yang sering terdengar untuk menjawab pertanyaan tentang mahalnya pendidikan adalah demi kualitas hasil pengajaran. Hampir semua jenjang pendidikan mulai dari tingkat SD sampai perguruan tinggi negeri memiliki tarif dengan nominal angka yang cukup besar. Akibatnya, pendidikan yang berkualitas hanya dapat dinikmati oleh segelintir orang berada dengan mengesampingkan masyarakat yang tidak mampu.

Penjelasan :

Pada paragraf di atas memuat berbagai penjelasan mengenai sebab-sebab mengapa pendidikan yang berkualitas hanya dapat dinikmati oleh kalangan menengah ke atas. Sedangkan pada kalimat utama di akhir paragraf menyatakan akibat dari penjelasan sebab-sebab di awal paragraf. Paragraf di atas juga memuat pendapat serta data berupa fakta di lapangan yang dinyatakan dalam paragraf. Pendapat serta data-data penguat tersebut adalah indikasi utama dari unsur argumentasi dalam paragraf.

Perhatikan kembali paragraf argumentasi sebab-akibat pada contoh 3 berikut!

Contoh 3 :

Ketidakteraturan laju kendaraan di jalan raya telah terjadi selama beberapa dekade terakhir ini. Berbagai macam jenis  kendaraan di jalanan didominasi oleh kendaraan pribadi jenis roda dua dan roda empat. Jumlah kedua jenis kendaraan tersebut kini telah mencapai batas maksimum kapasitas ruas jalan. Hal inilah yang menjadikan jalanan semakin sempit dan tidak teratur. Terlebih lagi meningkatnya konsumtivitas warga yang membeli kendaraan pribadi juga turut memperparah keadaan. Dengan kapasitas ruas jalan yang minim, tentu akan menimbulkan masalah tersendiri terutama dalam hal kemacetan di jalanan. Pemerintah mulai membatasi jumlah kendaraan di jalan dengan berbagai berbagai kebijakan teknis. Pemerintah juga mencoba menawarkan solusi moda transportasi umum demi mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Hal tersebut diupayakan agar dapat mengurai kepadatan jalan raya akibat menumpuknya jumlah keadaan pribadi. Namun moda transportasi umum di negeri ini juga nampaknya sangat jauh dari kata layak, terlebih dalam hal kenyamanan, fasilitas, serta tarifnya. Dilihat dari sisi manapun, rasanya kendaraan pribadi belum dapat tergeserkan di hati masyarakat selama keterbutuhan akan kenyamanan, keamanan, fasilitas, dan lainnya belum dapat terpenuhi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ketidakteraturan kendaraan pribadi di jalanan diakibatkan oleh belum terpenuhinya keterbutuhan masyarakat akan moda transportasi yang layak.
Ciri & 3 Contoh Paragraf Argumentasi Sebab Akibat Ciri & 3 Contoh Paragraf Argumentasi Sebab Akibat Reviewed by Ahmad Wibawa on Agustus 22, 2017 Rating: 5

Tidak ada komentar