Paragraf Deskripsi, Ciri, Pengembangan, dan Jenisnya

Paragraf Deskripsi, Ciri, Pengembangan, dan Jenisnya - Paragraf deskripsi adalah paragraf yang di dalamnya memuat penggambaran mengenai obyek tertentu yang dilukiskan dengan menggunakan bahasa tulisan yang merangsang indera pembaca sehingga seolah-olah pembaca menyaksikan langsung obyek yang dijelaskan oleh penulis. Beberapa aspek yang digambarkan oleh penulis berupa sifat, keadaan, perasaan, dan segala hal yang terdapat pada obyek.

A. Ciri-ciri Paragraf Deskripsi


1. Di dalamnya berisikan penjelasan mengenai ciri-ciri fisik suatu obyek berkenaan dengan bentuk, ukuran, warna, karakter, dan lain sebagainya.
2. Pada penulisannya seringkali ditemukan frasa atau kata-kata yang menggambarkan kondisi atau keadaan yang menjelaskan obyek.

B. Pengembangan Paragraf Deskripsi


Berdasarkan pola pengembangannya, paragraf deskripsi dapat dibedakan ke dalam 3 macam, diantaranya yakni paragraf subyektif, obyektif, dan spatial. Penjelasannya adalah sebagai berikut!

1. Paragraf Deskripsi subyektif

Paragraf deskripsi subyektif adalah paragraf yang menggambarkan suatu obyek dengan penafsiran pribadi berdasarkan apa yang telah ia amati. Dalam hal ini penulis benar-benar menggambarkan kondisi ata keadaan suatu obyek dengan persepsi atau sudut pandang pribadinya.

Contoh :

Sebagian besar masyarakat kota Bandar Lampung menganggap wisata alam curug belati tidaklah referentif sebagai tempat berlibur. Pandangan negatif tersebut dengan sangat mudah terbantahkan ketika aku mengunjungi curug belati yang berada di kecamatan Kemiling, kota Bandar Lampung. Pada saat memasuki gerbang wisata curug belati, aku disambut dengan kicauan burung bernyanyi di atas rerimbunan pohon-pohon yang berbaris rapi. Di sela-sela pepohonan terlihat sekawanan kera yang bersembunyi. Adapula beberapa ekor yang memberanikan diri mereka menemui pengunjung dengan harapan agar diberi cemilan. Sekitar 15 meter dari arah gerbang utama, mulai terdengar suara deburan air yang kutebak adalah air terjun. Ternyata benar, air terjun tersebut jatuh di atas anak-anak sungai yang mengalir menuju sungai besar. Suara deburan dan riuhnya sungguh menentramkan hati. Para pengunjung diperbolehkan untuk bermain di sungai dengan catatan tetap menjaga kebersihan lingkungan di sekitar air terjun.

Penjelasan :

Paragraf di atas menjelaskan tentang suatu hal berdasarkan pandangan subyektivitas penulisnya. Paragraf ditulis serta merta hanya berdasarkan pendapat pribadi tanpa memperhatikan aspek obyektivitas pada obyek yang sedang dibahas. Sangat mungkin bahwa obyek yang dibahas memiliki kekurangan dalam beberapa hal. Akan tetapi penilaian secara obyektif tidak berlaku pada paragraf deskripsi subyektif sebagaimana pada paragraf.

2. Paragraf Deskripsi Spatial

Paragraf deskripsi spatial adalaha pargraf yang menggambarkan sebuah obyek berupa ruang dan tempat tertentu. 

Contoh :

Minggu lalu aku dan Putera mencari sebuah kamar kost yang rencananya akan kami tempati dua minggu lagi. Kamar dengan ukuran 3 x 2 untuk ditempati oleh dua orang sungguh sangat tidak manusiawi bagi kami. Belum lagi kamar mandi yang berada di luar ruangan yang mengharuskan kami untuk berbagi dengan orang lain yang tak lain adalah tetangga kamar kost. Di dalam ruangan yang sempit itu tidak terdapat jendela dengan ukuran yang cukup. Hanya ada sebuah ventilasi udara kecil di atas pintu kamar. Kamar ini juga tidak tersedia lemari pakaian dan meja belajar. Hanya terdapat satu dipan yang nantinya akan kami gunakan bersama jika aku dan Putera menempati kamar kost ini. Di luar ruangan tidak terdapat lantai teras. Hanya sebuah petak semen kecil yang dimanfaatkan untuk tempat alas kaki. Kamar kost semacam itu menurutku sangat tidak nyaman untuk dihuni oleh kami. Karenanya esok aku dan Putera akan mencoba mencari tempat kost lainnya.

Penjelasan :

Pada paragraf di atas menunjukkan adanya unsur deskripsi spatial. Unsur tersebut dinyatakan pada penjelasan tentang deskripsi ruang atau tempat yang dalam hal ini adalah sebuah kamar kost. Deskripsi dilakukan dengan penjelasan berkenaan dengan ukuran, bentuk fisik, kondisi, serta keadaan ruang kost. 

3. Paragraf Deskripsi Obyektif

Paragraf deskripsi obyektif adalah paragraf yang melukiskan suatu obyek yang didasarkan pada kondisi serta keadaan sebenarnya tanpa melibatkan subyektivitas dari penulis.

Contoh :

Tempat wisata alam curug belati terletak di kecamatan kemiling, sekita 5 km dari pusat kota Bandar Lampung. Wisata alam di sebelah barat kota Bandar Lampung itu menyajikan panorama alam berupa pegunungan, pepohonan, hamparan taman berumput jepang, sungai, dan air terjun. Wisata ini sangatlah cocok bagi para warga masyarakat yang tinggal di daerah pemukiman padat dan perkotaan. Pada umumnya masyarakat yang hidup di lingkungan tersebut sangat menggemari obyek wisata alam semacam ini. Lain halnya dengan masyarakat yang hidup di pedesaan. Sebagian besar dari mereka tidak terlalu tertarik dengan obyek wisata alam seperti yang ada di curug belati. Hal tersebut mungkin saja karena mereka masih hidup di lingkungan yang asri, sejuk, dan memungkinkan untuk melihat segala sesuatu yang ada di taman wisata alam curug tersebut. Warga yang hidup di wilayah pedesaancenderung lebih menyukai obyek wisata pantai. Amatlah wajar jika sebagaian dari mereka mengatakan wisata alam curug belati tidaklah referentik jika dijadikan sebagai tempat berwisata. Berbeda halnya dengan masyarakat yang menggemari tempat wisata alam, mereka justru akan mengatakan bahwa curug belati adalah tempat wisata yang luar biasa. 

Penjelasan :

Paragraf di atas menggunakan pendekatan deskripsi obyektif. Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya penilaian terhadap suatu hal dalam hal ini adalah taman wisata alam. Pandangan obyektif dilakukan melalui penilaian terhadap wisata alam dari dua sudut pandang. Dua sudut pandang tersebut diambil dari masyarakat yang tidak terlalu tertarik dengan wisata alam dengan pandangan masyarakat yang menggemari obyek wisata tersebut.  

Sumber :
http://www.kelasindonesia.com/2015/03/pengertian-contoh-paragraf-deskripsi-dan-ciri-cirinya.html
Paragraf Deskripsi, Ciri, Pengembangan, dan Jenisnya Paragraf Deskripsi, Ciri, Pengembangan, dan Jenisnya Reviewed by Ahmad Wibawa on Juli 26, 2017 Rating: 5

Tidak ada komentar